Kamis, 02 Oktober 2014

Pindang Tulang Iga




Lebaran Idul Adha sudah deket kan?.. bingung mau masak olahan daging seperti apa? Dari dapur Mampang House of Talam ada  beberapa menu yang bisa dicoba. Semur Daging khas Betawi dan Pindang Tulang Iga. Spesial buat Lebaran Idul Adha tahun ini resep untuk berbagi adalah Pindang Tulang Iga untuk 4-5 porsi.

Resep Pindang Tulang Iga ala Emak, adalah menu andalan keluarga besar kami di Mampang. Terutama bila ada acara kumpul-kumpul keluarga atau paling tidak buat hidangan sedikit istimewa buat keluarga. STulang Iga yang dipiih biasa nya tulang Iga dengan dbungkusan daging yang banyak. Emak suka menyebut Tulang Iga tersebut dengan sebutan Tulang Iga Jambrong. Kenapa Jambrong, karena seperti janggut lebat. Semoga resep Pindang Tulang Iga Emak ini bisa menjadi pilihan bagi anda penikmat Tulang Iga dengan sajian berbeda.

Pindang Tulang Iga
4-5 porsi


Bahan-bahan:
1 kg Tulang Iga Sapi atau Kerbau. Pilih Tulang Iga yang banyak dagingnya (kami menyebutnya dengan Tulang Iga ‘Jambrong’)
¼ kg daging slimpiran atau Tetelan

Bumbu-bumbu:
½ sendok makan Lada, Jinten, Ketumbar
5 buah Kemiri
4 siung Bawang Putih & Merah
5 buah cabe merah besar
5 buah cabe merah keriting
1 ruas jari langkuas, kunyit, jahe
5 lembar daun salam

Cara Pembuatan:
Rebus Tulang Iga dan daging tetelan selama 1 jam. Selama proses perebusan, bakar semua bumbu-bumbu. Atau bisa juga di gongseng (digoreng tanpa minyak) hingga kehitaman. Jangan sampai hangus. Setelah semua bumbu di bakar, dihaluskan lalu ditumis. Setelah ditumis, masukkan bumbu halus ke dalam rebusan Tulang Iga. Beri beberapa lembar daun salam dan irisan tomat. Masukkan garam dan sedikit gula. Setelah Tulang Iga empuk, angkat dan siap disajikan panas bersama sambal cak-cak dan asinan.


 Selamat Menikmati.

Cafe D'Marco: "Martabak Naik Kelas"




14122568761136345650
Photo KPK
Sudah ada yang mencoba martabak varian baru? Ada Martabak Pizza, Burger, Strawberry Ice Cream, Nutella,Choco Ice Cream, dan masih banyak lainnya. Kalau belum coba deh, mampir ke D’Marco Cafe. Cafe yang spesial menyajikan menu martabak dengan banyak variasi untuk memanjakan lidah para penikmat kuliner terutama fans berat martabak. Cafe yang terletak di daerah Sabang, yang boleh juga disebut bahwa daerah ini adalah salah satu tujuan para kuliner dan penikmat makanan pinggir jalan. Tempat yang sangat pas untuk menikmati martabak di sebuah cafe.




14122574211859389602
Dook. Pribadi :Martabak Pizza
14122570361885023687
Sumber Photo KPK

Adalah 2 dara dan satu Pria yaitu Ira Latief, Ika Hendrani dan Budiyono yang mempunyai ide cemerlang membawa martabak yang biasa dijual di pinggir jalan menjadi martabak yang dapat dinikmati dengan banyak variasi dan makan ala cafe-cafe. Sama seperti anak muda lainnya yang mempunyai idealisme untuk membuat Martabak kelas pinggiran menjadi naik kelas maka mereka mendirikan Cafe D’Marco. Dan kini D’Marco menjadi salah satu tempat tujuan untuk menikamati martabak. D’Marco bukan cafe yang berasal dari luaran sana. Tapi kepanjangan dari Martabak & Coffee. Penyebutan Cafe D’Marco ini agar pas di dengar ditelinga para pelancong dari lunegeri. Karena itu juga adalah salah satu tujuan Cafe D’Marco untuk membawa martabak ke jenjang international. Salut!



14122571271286100800
Dok Pribadi

Ukuran martabak yang dijual dicafe D’Marco ini hampir mirip dengan ukuran personal pan yang ada di Pizza. Kecil mungil dan sekali hap..langsung masuk mulut. Menikmati sajian martabak mini slice per slice yang dihidangkan membuat lidah ini semakin bergoyang. Itulah yang kami rasakan pada Senin malam kemarin para pasukan Kompasianer Penggila Kuliner meng “grebeg” martabak di Cafe D’Marco. Martabak yang pertama dihidangkan adalah Martabak Pizza. Dari namanya ya memang ada rasa pizza juga bahan-bahan toping ya memang diperuntukan buat Pizza. Dengan berbahan dasar martabak manis dan toping pizza merupakan perpaduan yang unik dan tidak mengurangi kenikmatan untuk memanjakan lidah. Rasa pedas dari Martabak Pizza sedikit tidak nyaman untuk lidah saya. Martabak kedua yang menjadi sajian adalah Martabak Burger. Kali ini rasa pedasnya sedikit berkurang. Dan saya sangat menikmati. Martabak Nutela menjadi sajian ke tiga dari dari 4 sajian Martabak D’Marco. Dan yang ke empat adalah Martabak Oreo with Ice Cream. Secara keseluruhan saya sangat menikamati sajian martabak dari D’Marco, karena saya adalah penggila kuliner. Apapun sajian martabak dari D’Marco sepertinya akan saya lahab habis..hahaha..



14122572361892623323
Dok Pribadi; Martabak Choco Oreo

Cafe D’Marco mendekatkan diri dengan para pelanggan dapat di jumpai di 3tempat pusat jajanan kuliner Jakarta. Yaitu di Sabang, Kampung Kemang, dan Tebet Cool Spot. Silahkan menikmati rasa lain dari martabak tak sekedar martabak.

Cafe D’Marco
Jl. Sabang No. 43A
Samping HokaBen
Jakarta Pusat

Cafe D’Marco, Tebet
Tebet Cool Spot
Jl. Tebet Utara Dalam No. 18
Jakarta Selatan

Cafe D’Marco, Kemang
Kampung Kemang
Jl. Kemang Raya No. 18
Jakarta Selatan

Kamis, 25 September 2014

KPK Grebeg Jakarta Festival BBQ



Salam Kenyaaaang!


Masuk ke komunitas Kompasianer Penggila Kuliner ternyata gak sia..sia ya emang yang dari sono nya doyan makan, masak, sampe beli pun dijabanin kalau makanan tersebut euanaakkkk. Salah satu kegiatan yang bikin kenyang ya ada di Kapeka... Rabu tanggal 24 September 2014 untuk pertama kalinya KPK menggelar acara kopdar dengan Gerebeg Festival BBQ di La Piazza, Sentral Kelapa Gading.. Wuih..seru iya donk.. secara yang datang para penggila kuliner..jadi kebayang donk..gila nya seperti apa...hahaha


Jakarta BBQ Festival hadir mulai tanggal 12 – 28 September 2014. La Piazza sendiri disulap menjadi zaman old west. Lengkap dengan saloon, bar khas Amerika, serta pemukiman Indian. Dan bagi pengunjung memberikan kesan tersendiri, hingga bisa merasakan suasana old west seperti aslinya. Yang belum kesana, masih ada 2 hari lagi untuk bisa merasakan dan seru nya pesta BBQ ala Wild Wild West.


Untuk memanjakan selera para kuliner, ada kurang lebih 45 booth hadir di Jakarta Festival BBQ. Dari beragam menu BBQ Nusantara hingga BBQ selera western. Cekidot keseruan para
Kompasianer Penggila Kuliner ini di acara Grebeg pertama nya,

#SalamKenyaaang #SalamGembul  
*Photo-photo koleksi KPK

Ribs Bakar
Hong Tang
Bebek Ireng



Rabu, 24 September 2014

Peluncuran Bus Premium Cititrans



Tut..tut..tut... Naik Cititrans..ke Bandung dari Jakarta...


Tepat di Ulang Tahun yang ke 9, Cititrans sebuah perusahaan Executive Shuttle Bus yang bermarkas di Bandung,  meluncurkan armada terbaru untuk unit Premium mereka. Yaitu "Mercedes-Benz Sprinter 315 CDI”. Bus standard Eropa dipilih untuk meningkatkan pelayanan, kemanan dan kenyamanan berkendara, bagi pengguna dan penumpang selama perjalanan dari Jakarta ke Bandung atau sebaliknya. Unit Premium ini tentunya dipiih setelah melalui proses panjang.  


Kelebihan dari Bus unit Premium Mercedes-Benz Sprinter 315 CDI ini adalah lebih luas, dan tinggi. Disetiap kursi disediakan USB port. Personal seat dengan ukuran yang lebih luas memberi kenyaman tersendiri bagi penumpang.  Untuk sisi keamanan, Bus Premium ini sudah ditambah dengan Electronic Stability Program yang menjamin kestabilan disaat kendaraan ini melakukan manuver secara mendadak. Selain ESP juga ada Crosswind Assist Intervention yaitu tehnologi yang menjaga kestabilan saat terkena dorongan angin dari samping kendaraan. Selain ramah ingkungan, Mercedes – Benz Sprinter 315 D ini juga telah memenuhi standard uji emisi Euro 3.


Tut..tut..tut.. Naik Cititrans, ke Bandung dari Jakarta, boeh lah patut untuk dicoba... #nyanyi. Dengan semua fasilitas yang tersedia bus Premium yang Aman, Nyaman dan Mewah ini sangat layak untuk menjadi pilihan masyarakat yang menjalani perjalanan dari Bandung ke Jakarta atau sebaliknya. Dengan tiket seharga 150 ribu sekali jalan, bus bisa memanjakan para penumpang selama dalam perjalanan. Cititrans Premium Bus ini beroperasi setiap hari mulai jam 4 pagi hingga jam 10 Malam. Untuk Jakarta, shuttle bus yang tersedia di daerah SCBD, Sudirman.


Siapa yang akan berakhir pekan di atau pulang ke Bandung? Patut dicoba premium bus Mersedez – Benz Sprinter 315 CDI ini.


Selamat Ulang Tahun untuk Cititrans Executive Shuttle, semoga ke depannya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang menginginkan transportasi aman dan nyaman dengan bus standard Eropa seperti Mercedez-Benz Sprinter 315 D. Dan Semoga Cititrans semakin berjaya di dunia jasa tranportasi.

#betterwaytoride

Senin, 22 September 2014

Cantik, Mau?





Siapa sih yang tidak mau cantik? Pada dasarnya, kita wanita diciptakan oleh Tuhan YME adalah makhluk paling sempurna dan cantik. Bandingkan dengan makhuk ciptaanNYA lainnya.
Kecantikan bagi setiap wanita adalah impian, tapi yang terpenting adalah kecantikan dalam diri kita. Tingkah laku kita juga mencerminkan siapa kita sesungguhnya. Kecantikan tidak hanya bisa diihat lewat wajah, tetapi, kecantikan akan terpancar dari aura wajah jika kita berperilaku cantik, bertutur kata cantik, berbahasa cantik, berbuat cantik dan bertindak-tanduk dengan cantik.
Salah satu cantik yang terpencar adalah dari wajah. Ada banyak cara untuk mempercantik wajah kita. Selain make up, tentu saja perawatan wajah. Sering dengan usia yang bertambah, tentu perawatan wajah juga perlu perhatian extra. Ditunjang dengan pola makan sehat, perawatan wajah akan tentu dengan mudah kita pelihara.

Jumat lalu, Kompasiana mengadakan acara Nangkring Bareng Paula Meliana. Dan acara ini sangat-sangat spesial, karena hanya ladisiana (sebutan untuk kompasiner wanita, jiahhh) saja yang diundang..lha iya donk.. wong ini disini kita berbicara bagaimana merias wajah, merawat wajah dan bagaimana pula dengan merias wajah kita bisa membuka peluang untuk usaha.
Adalah Paula Meliana, putri sulung dari Eva Bun, seorang designer terkenal yang sudah 30 tahun malang melntang di dunia per-wedding-an.. Eva Bun adalah pendiri usaha Eva Bun Wedding Gallery. Menyediakan berbagai macam fasilitas kecantikan dan kebutuhan pengantin. Dari gaun, dekorasi pesta, make up, hingga photo studio serta kue pengantin ada disini.
Paula Meliana lulusan dari sekolah Fashion Institute of Design and Merchandising, Los Angles, USA. Dulunya, Paula enggan berkecimpung di dunia kecantikan seperti mamanya. Ala bisa karena biasa. Yang tadinya Paula ingin menjadi seorang arsitek, pada akhirnya, seiring dengan berjalannya sang waktu, Paula mulai mengikuti jejak sang mama. Paula berhasil mendirikan sekolah kecantikan. Dan Pada akhirnya bisa mempunyai brand nama sendiri untuk sekolah kecanikannya yaitu ‘PAULA MELIANA WEDDING’.


Di acara Beauty Balance yang berlangsung seru dan menarik, karena di kelas tersebut kami tidak hanya diajarkan teori tentang merias wajah juga di praktekan secara langsung yang di pandu oleh Miss Paula. Merawat Wajah tak kalah pentingnya dengan merawat kulit tubuh lainnya. Terlebih lagi kulit wajah merupakan hal penting yang harus diperhatikan, karena wajah adalah daya tarik tersendiri. Apalagi jika kita sebagai wanita mempunyai kulit wajah yang bersih dan segar. Dalam pemakian alat-alat kecantikan untuk merias wajah, tergantung dengan kecocokan dari kulit wajah kita-masing-masing.
Sebelum kita merias wajah, biasakanlah kita mencuci tangan terlebih dahulu, agar terbebas dari kuman dan bakteri. Untuk wajah kering, rajin-rajinlah kita mencuci wajah sesering mungkin dengan menggunakan air bersih. Bersihkanah wajah sehabis bepergian dengan pembersih wajah dan penyegar yang cocok dengan kulit wajah kita. 


Berikut adalah tahapan-tahapan dasar untuk bermake up ria:
1.      Pembersih (Cleanser)
2.      Toner
3.      Pelembab, moisturizer yang mengandung SPF dan atau bbcream
4.      Foundation (Bagi kulit yang sudah mengkerut, gunakan foundation khusus yang bertuliskan ‘AgeDefiying atau Age Rewind”
5.      Bedak Padat
6.      Alis/Brows
7.      Eyeshadow/EyeLiner
8.      Maskara
9.      Blush On
10.   Lipstic

“I’m Beautiful!”.. karena setiap perempuan adalah cantik.. So mulai sekarang, biasakanlah diri kalian untuk berkata, “I am Beautiful..!”